Tensi Geopolitik Kembali Panas, Rupiah Berpotensi Tertekan: Apa yang Perlu Diwaspadai Hari Ini
Pergerakan rupiah di pasar spot pada perdagangan 7 Agustus 2026 diperkirakan kembali melemah setelah dua hari beruntun menutup pasar dengan penguatan.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Rupiah membukukan pelemahan lima hari beruntun melawan dolar Amerika Serikat (AS) setelah melemah 0,27% ke Rp 14.957/USD pada pekan lalu

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai pergerakan rupiah di level tersebut bukan pertanda baik.
“Rupiah yang bergerak dikisaran Rp15.000 per dolar sebenarnya bukan pertanda baik, meski terlihat stabil dalam satu minggu terakhir namun ada beberapa dampak,” ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia, Senin (11/7/2022).
Bhima menjelaskan, sebelum rupiah melemah ke Rp15.000/USD harga beberapa bahan baku industri khususnya makanan minuman (mamin) sudah mengalami kenaikan seperti gandum, gula, hingga minyak nabati.
Sehingga jika ditambah pelemahan kurs tentu bebannya menjadi ganda.
Lanjutnya, sementara pelaku mamin sedang menunggu momen tepat untuk naikkan harga retail karena tidak semua kelompok masyarakat siap meski kenaikan harga hanya 5% - 7%.
“Contohnya kelompok menengah bawah, kalau harga naik maka bisa bergeser ke produk pesaing atau bahkan mengurangi pembelian. Target penjualan bisa turun,” jelasnya.
Dia menerangkan beban pembiayaan utang luar negeri swasta dan pemerintah akibat adanya selisih kurs tetap tinggi.
Ditambah Fed rate makin agresif naikkan suku bunga, maka akan mengakibatkan cost of fund naik dan tidak menutup kemungkinan sektor swasta akan rem ekspansi.
“Jika rupiah belum bisa turun di level Rp14.300 per dollar maka tekanan terhadap swasta yang berlanjut akan mempengaruhi laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga, dan kesempatan kerja,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di economy.zone.com oleh Advenia Elisabeth
https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627506/dolar-as-rp15-000-beban-industri-makanan-dan-minuman-semakin-besar?page=1
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Pergerakan rupiah di pasar spot pada perdagangan 7 Agustus 2026 diperkirakan kembali melemah setelah dua hari beruntun menutup pasar dengan penguatan.

Kurs rupiah kemarin dibuka di Rp18.026 per dolar AS dan melemah ke Rp18.037 pada pukul 10.08 WIB, meski Bank Indonesia telah menaikkan BI-Rate 100 basis poin sejak April menjadi 5,75%.

Harga HP naik ketika rupiah kembali berada di atas Rp18.000 per dolar AS. Namun, kurs USD/IDR bukan satu-satunya penyebab. Kenaikan biaya komponen impor, krisis chip dan memori, strategi stok distributor, serta melemahnya daya beli ikut menentukan harga smartphone di Indonesia.

Rupiah kembali mendekati Rp18.100 per dolar AS. Simak sejarah pelemahan terbaru, kebijakan Bank Indonesia, risiko USD/IDR, dan langkah penting bagi trader forex Indonesia.