Demam Piala Dunia Telah Tiba! Pilih broker Anda seperti Anda memilih tim Anda
Setiap kali sebuah acara sepak bola besar seperti Piala Dunia FIFA mendekat, satu pertanyaan pasti mendominasi percakapan di seluruh dunia: “Tim mana yang kamu dukung?”
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Berdasarkan informasi yang dimiliki oleh WikiFX, seiring dengan berjalannya tahap kasasi dari Indra Kenz, gugatan untuk dirinya juga masih dalam tahap persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Pada kasus investasi bodong Binomo yang melibatkan Indra Kenz kemarin, telah memberikan vonis bersalah terhadap dirinya. Dalam kasus ini, Indra Kenz diganjar dengan hukuman penjara selama 10 tahun dengan denda sebesar Rp5 miliar yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan hukuman penjara selama 10 bulan. Seperti yang telah diketahui WikiFX, kasus ini pun masih dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung.
Berdasarkan informasi yang dimiliki oleh WikiFX, seiring dengan berjalannya tahap kasasi dari Indra Kenz, gugatan untuk dirinya juga masih dalam tahap persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang. Gugatan terhadap dirinya diajukan oleh ayah dari mantan pacarnya yakni Vanessa Khong.
Gugatan Rudiyanto Pei Terhadap Indra Kenz
Gugatan perdata yang diajukan oleh Rudiyanto Pei terhadap Indra Kenz telah terdaftar di Pengadilan Negeri Tangerang sejak September 2022 kemarin. Pada gugatan perdata yang diajukan tersebut, Rudiyanto Pei memberikan 8 poin dengan total nilai sebesar Rp22,6 miliar. Dalam petitum miliknya tersebut, Rudiyanto meminta agar Majelis Hakim dapat mengabulkan gugatannya seluruhnya.
Berikut adalah delapan poin yang terdapat dalam gugatan Rudiyanto Pei.
Pertama, menyatakan Indra Kenz telah melawan hukum. Kedua, menyatakan perjanjian kerja pembangunan rumah baru pada 21 September 2021 sah dan berkekuatan hukum.
Ketiga, menyatakan perjanjian jual beli jam pada 10 Januari 2022 dibuktikan dengan tanda terima adalah sah dan berkekuatan hukum.
Keempat, menghukum tergugat membayar ganti Indra Kenz membayar ganti rugi kepada penggugat senilai Rp2,67 miliar dan 800.000 dolar Singapura dan bunga 64.000 dolar Singapura.
Kelima, total kerugian materiil penggugat senilai Rp10 miliar dan imateriil senilai Rp12,6 juta, termasuk 800.000 dolar Singapura serta bunganya senilai 64.000 dolar Singapura.
Keenam, memerintahkan tergugat membayar total kerugian materiil dan imateriil kepada penggugat yang jumlahnya sudah disebutkan.
Ketujuh, menghukum tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) atas keterlambatan melaksanakan putusan dalam perkara ini untuk setiap hari sebesar Rp1 miliar yang harus dibayar secara tunai dan sekaligus, sejak putusan ini diucapkan.
Kedelapan, menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad), walaupun ada upaya hukum banding dan kasasi.
Vanessa Khong juga sempat memberikan keterangan perihal dirinya dan juga sang Ayah yang terseret dalam Kasus Binomo ini. Vanessa menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu harus berkata apa, karena aliran dana yang diterima, adalah uang milik Indra Kenz yang akan digunakan untuk merenovasi rumah milik Indra Kenz. Ia juga mengatakan bahwa seluruh bukti pembayaran sudah lengkap tetapi mengapa tetap terseret. Vanessa juga mengatakan bahwa dirinya dan keluarganya sama sekali tidak ikut menikmati uang tersebut, justru menurutnya Indra Kenz yang masih memiliki hutang terhadap ayahnya.

Awal Terseretnya Vanessa Khong dan Rudiyanto Pei
Pada kasus Binomo yang melibatkan Indra Kenz ini terkuak, diketahui menyeret beberapa nama yakni Vanessa Khong dan juga ayahnya Rudiyanto Pei. Kala itu, ayah dari Vanessa Khong ini diduga menerima aliran dana senilai kurang lebih Rp1,5 miliar dari Indra Kenz. Dugaan lain yang disebutkan pada saat itu adalah membantu membeli 10 jam tangan mewah yang dibeli secara cash sebesar Rp8 miliar.
Akibat dari dugaan tersebut, Vanessa Khong dan Rudiyanto Pei diputuskan untuk ditahan oleh Bareskrim karena adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Rudiyanto sendiri ditahan di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari.
WikiFX tidak akan pernah lelah untuk memperingatkan bahwa melakukan trading pada instrumen forex adalah termasuk aktivitas berisiko tinggi di mana Anda mungkin kehilangan semua uang Anda hanya dalam satu transaksi. Dan risiko kehilangan ini akan menjadi semakin tinggi jika Anda berurusan dengan broker yang tidak berlisensi atau tidak teregulasi. Oleh karena itu, manfaatkan sepenuhnya aplikasi WikiFX untuk mencegah Anda dari tindakan ilegal yang dilakukan oleh broker forex pilihan Anda. Untuk mendapatkan berita forex terkini dan informasi lengkap dari broker forex, unduh aplikasi WikiFX secara gratis dari App Store atau Google Play Store. Yuk, tunggu apalagi?Gunakan aplikasi WikiFX dan manfaatkan fitur demo tradingnya!

Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Setiap kali sebuah acara sepak bola besar seperti Piala Dunia FIFA mendekat, satu pertanyaan pasti mendominasi percakapan di seluruh dunia: “Tim mana yang kamu dukung?”

Nicosia — Otoritas pasar modal Siprus, Cyprus Securities and Exchange Commission, resmi mencabut lisensi perusahaan penyedia CFD Conotoxia Ltd setelah lisensinya sebelumnya berada dalam status pembekuan sekitar satu tahun. Regulator menyatakan keputusan pencabutan diambil karena perusahaan gagal memenuhi persyaratan otorisasi dan kepatuhan yang diwajibkan untuk mempertahankan izin usaha.

Tiger Brokers (NZ) Limited menjadi sorotan setelah dampak sanksi CSRC terhadap aktivitas perdagangan lintas batas ilegal di China memengaruhi kinerja keuangan grup perusahaan pada 2026. Simak ulasan lengkap mengenai SCIO, CSRC, dampak hukuman terhadap Grup Tiger Brokers, serta profil Futu dan Longbridge beserta pelajaran penting bagi trader online.

Satu orang pedagang mencatatkan uang sebesar $5. 136 pada bulan Mei 2025, memperoleh sedikit keuntungan, kemudian meminta penarikan beberapa hari setelahnya. Waktu berlalu selama berbulan-bulan—baik modal maupun keuntungan yang diharapkan tidak kunjung kembali. Ketika dia akhirnya bisa menghubungi pihak perusahaan, dia justru diberitahu bahwa perusahaan tersebut "sedang mengalami kebangkrutan". Pedagang lain menggambarkan situasi ini dengan lebih tajam: "Hanya memungkinkan untuk menyetor, tetapi tidak bisa menarik. Platform ini telah bertransformasi menjadi skema Ponzi. "