简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Harga Minyak Berbalik Tajam, Laba AI Mengecewakan Tekan Saham Semikonduktor
Ikhtisar:Ringkasan PasarProspek kesepakatan AS–Iran kembali diselimuti ketidakpastian, diperparah oleh kekhawatiran pasar terhadap rantai pasok chip AI, mendorong tiga indeks utama Wall Street terkoreksi dan m
Ringkasan Pasar
Prospek kesepakatan AS–Iran kembali diselimuti ketidakpastian, diperparah oleh kekhawatiran pasar terhadap rantai pasok chip AI, mendorong tiga indeks utama Wall Street terkoreksi dan menghentikan reli dua hari sebelumnya. S&P 500 dan Nasdaq sama-sama turun dari level tertinggi historis, dengan sektor semikonduktor menjadi penekan utama.
Dari sisi fundamental, rencana AS untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz serta serangan terhadap pelabuhan Iran memicu volatilitas tajam di pasar komoditas dan valuta asing. Arus dana global bergerak cepat antara aset safe haven dan ekspektasi inflasi.
■ Laba Semikonduktor & Teknologi
Indeks chip anjlok hampir 3% dan menjadi beban utama pasar.
Arm mencatat kinerja laba yang kuat, namun kekhawatiran terkait pasokan chip AI menekan sahamnya hingga turun 10%. CoreWeave jatuh lebih dari 10% dalam perdagangan after-hours akibat panduan kuartal kedua yang lemah.
SanDisk dan AMD masing-masing turun sekitar 5% dan lebih dari 3%, sementara Intel justru menguat hampir 2% dan mencatat kenaikan dua hari berturut-turut.
■ Energi & Logam Mulia
Harga minyak mentah mengalami pembalikan ekstrem berbentuk “deep V”. Dipicu oleh kabar pembukaan jalur Hormuz dan serangan pelabuhan, harga sempat turun lebih dari 5% sebelum rebound tajam dan berbalik naik lebih dari 3% dari level terendah intraday.
Emas dan perak mempertahankan tren bullish selama tiga hari berturut-turut. Perak melonjak hampir 7% dalam sesi intraday, sementara emas naik hampir 2% dan menyentuh level tertinggi dalam dua minggu. Tembaga COMEX mengakhiri reli sebelumnya dan terkoreksi dari level tertinggi kedua sepanjang sejarah.
■ Obligasi & Valuta Asing
Yield obligasi pemerintah AS mengikuti pergerakan minyak, sempat turun lalu kembali naik.
Indeks dolar AS berbalik menguat setelah muncul kabar pembukaan jalur Hormuz, menjauh dari level terendah lebih dari dua bulan.
Yuan offshore menunjukkan penguatan signifikan, menembus level 6,80 terhadap dolar AS dan mencatat level tertinggi dalam empat tahun.
■ Kripto
Di tengah meningkatnya sentimen risk-off dan penguatan dolar AS, Bitcoin turun menembus level USD 80.000, terkoreksi lebih dari 2% dari puncak intraday.
Prospek & Isu Utama (Hot Topics)● Ketegangan Selat Hormuz Kembali Meningkat
Militer Iran menyatakan bahwa AS bersama beberapa negara kawasan melancarkan serangan udara terhadap wilayah sipil pesisir Iran, serta menyerang kapal tanker yang menuju Selat Hormuz.
Pihak AS menyebut serangan tersebut sebagai aksi terarah terhadap fasilitas militer Iran yang bertanggung jawab atas serangan sebelumnya terhadap pasukan AS.
Media Iran melaporkan ledakan terjadi di sekitar Pelabuhan Abbas, sementara dermaga di Pulau Qeshm diserang. Sistem pertahanan udara Iran dikabarkan berhasil menembak jatuh dua “objek udara musuh”.
Pejabat Iran mengindikasikan serangan tersebut merupakan aksi balasan dari Uni Emirat Arab, sementara pihak Israel membantah keterlibatan.
Sumber lain menyebut unit militer musuh di selat terkena serangan rudal Iran, dan tiga kapal perusak AS diserang di sekitar wilayah tersebut.
Media AS melaporkan bahwa kedua pihak tengah membahas pembukaan kembali selat serta gencatan senjata sementara selama 30 hari, termasuk kerangka kesepakatan jangka panjang. Namun, Iran menyatakan belum memberikan tanggapan resmi atas proposal AS.
● Bank Sentral China Tambah Cadangan Emas 18 Bulan Berturut-turut
Per akhir April 2026, cadangan devisa China mencapai USD 3,4105 triliun, naik USD 68,4 miliar dari bulan sebelumnya (+2,05%).
Cadangan emas tercatat sebesar 74,64 juta ons, meningkat 260.000 ons dibanding bulan sebelumnya, menandai bulan ke-18 berturut-turut akumulasi emas sejak November 2022.
Sebagai perbandingan, cadangan pada akhir Maret berada di 74,38 juta ons, dan Februari sebesar 74,22 juta ons.
Fokus Data Ekonomi
20:30 (GMT+8)
Tingkat Pengangguran AS April
Non-Farm Payrolls AS April
Rata-rata Upah Per Jam (YoY & MoM)
22:00 (GMT+8)
Ekspektasi Inflasi 1 Tahun AS (awal Mei)
Indeks Kepercayaan Konsumen Universitas Michigan (awal Mei)
Penjualan Grosir AS (MoM, Maret)
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
