简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Dolar AS Melemah Seiring Munculnya Harapan Resolusi Selat Hormuz
Ikhtisar:Dolar AS melemah pada awal perdagangan sesi Asia seiring dengan meningkatnya selera risiko pasar, yang dipicu oleh harapan pembukaan kembali Selat Hormuz. Kondisi ini memberikan dorongan bagi mata uang berisiko, di tengah likuiditas pasar yang terpantau tipis akibat hari libur.

Dolar AS mengalami tekanan pada awal perdagangan sesi Asia di tengah meningkatnya selera risiko di kalangan pelaku pasar. Pelemahan ini dipicu oleh harapan bahwa kesepakatan damai untuk membuka kembali aktivitas di Selat Hormuz dapat segera terwujud.
Sentimen ini tidak hanya memengaruhi nilai tukar, tetapi juga menekan harga minyak mentah global hingga anjlok cukup tajam di bawah level $100 per barel.
Dalam pergerakan mata uang, Dolar AS terpantau melemah 0,2 persen terhadap Yen dengan berada di level 158,87 yen.
Di sisi lain, peningkatan minat risiko tampak jelas saat mata uang seperti Dolar Australia (AUD) berhasil diuntungkan dan memimpin penguatan sebesar 0,4 persen ke level $0,7160. Pasangan mata uang utama berisiko lainnya juga merespons positif dengan mencatatkan pergerakan harga ke level $1,1642, $1,3485, dan $0,5877.
Optimisme pasar perlahan terbentuk setelah adanya indikasi positif terkait nota kesepahaman yang sebagian besar telah dinegosiasikan, meskipun blokade pada kapal-kapal yang melintasi kawasan tersebut dipastikan tetap berlaku penuh hingga ada perjanjian resmi yang ditandatangani.
Meski arah ke depan tampak menjanjikan, pergerakan pasar masih dibatasi oleh sentimen yang berhati-hati di tengah tipisnya likuiditas harian karena tutupnya sejumlah pasar global akibat hari libur.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
