简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Wall Street Melemah, Harga Minyak Naik Jelang Rilis CPI AS
Ikhtisar:Tinjauan PasarBursa saham AS terkoreksi dari level tinggi, dipimpin oleh pelemahan saham teknologi. Indeks SP 500 turun 0,32% ke 7.728,20, Dow Jones melemah 0,34%, sementara Nasdaq turun 0,60% ke 26.4
Tinjauan Pasar
Bursa saham AS terkoreksi dari level tinggi, dipimpin oleh pelemahan saham teknologi. Indeks S&P 500 turun 0,32% ke 7.728,20, Dow Jones melemah 0,34%, sementara Nasdaq turun 0,60% ke 26.445. Indeks Magnificent Seven terkoreksi 1,13%, sedangkan Philadelphia Semiconductor Index (SOX) justru menguat 0,87%.
Saham-saham Tiongkok yang tercatat di AS serta pasar saham A-share bergerak melemah. Nasdaq Golden Dragon China Index anjlok 2,94%, Shanghai Composite turun 0,82%, Shenzhen Component melemah 0,40%, sementara ChiNext berbalik menguat 0,34%.
Risiko geopolitik terus menopang harga minyak. Minyak mentah WTI naik 1,30% ke US$83,20 per barel, sedangkan Brent menguat 1,36% ke US$88,91 per barel. Di sisi lain, logam mulia terkoreksi dari level tinggi. Harga emas spot turun 0,50% ke US$4.368,81 per ons, sementara perak spot melemah 1,63%.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,69%, sementara yuan Tiongkok menguat ke level tertinggi dalam tiga setengah tahun terakhir.
Agenda Utama Pasar● CPI AS dan Jerman untuk Juli
Amerika Serikat dan Jerman dijadwalkan merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Juli, dengan pasar berfokus pada laju meredanya tekanan inflasi.
Jika data kembali menunjukkan penurunan inflasi, ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter yang lebih dovish berpotensi menguat, sehingga dapat memberikan dukungan bagi saham teknologi yang sensitif terhadap suku bunga serta logam mulia. Sebaliknya, apabila inflasi terbukti lebih persisten dari perkiraan, imbal hasil obligasi pemerintah AS dan dolar AS berpotensi kembali menguat, sehingga menekan aset berisiko.
● Peluncuran Produk Google dan Laporan Keuangan Sektor Teknologi
Google dijadwalkan menggelar acara peluncuran produk baru dan diperkirakan memperkenalkan seri Pixel 11, dengan fokus utama pada fitur AI di perangkat serta strategi pengembangan perangkat keras.
Pada hari yang sama, Tencent, Cisco, dan Coherent dijadwalkan merilis laporan keuangan serta menggelar konferensi hasil kinerja. Proyeksi dan panduan manajemen dari perusahaan-perusahaan tersebut akan menjadi indikator penting untuk menguji keberlanjutan permintaan terhadap infrastruktur AI dan jaringan komunikasi, sekaligus memberikan petunjuk mengenai arah rotasi modal di dalam sektor teknologi.
Fokus Utama
AS dan Jerman merilis data CPI Juli.
Tencent, Cisco, dan Coherent merilis laporan keuangan serta menggelar konferensi hasil kinerja.
Google menggelar acara peluncuran produk baru dan diperkirakan memperkenalkan seri Pixel 11.
AS merilis data persediaan minyak mentah EIA mingguan, sementara OPEC dan IEA menerbitkan laporan bulanan pasar minyak.
AS merilis data anggaran pemerintah untuk Juli.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










