简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Bursa Asia Bersiap Menguat di Tengah Sorotan Data Ekonomi dan Geopolitik
Ikhtisar:Pasar saham Asia diperkirakan menguat pada awal pekan, ditopang oleh rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih kuat dari ekspektasi. Perhatian investor kini bergeser pada sejumlah data ekonomi kawasan Asia-Pasifik dan dampak dinamika geopolitik di Timur Tengah terhadap harga komoditas.

Bursa saham Asia diproyeksikan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan awal pekan, menyusul sentimen positif dari Wall Street.
Langkah laju bursa global tertolong oleh rilis data pertumbuhan lapangan kerja Amerika Serikat (AS) periode April yang jauh lebih kuat dari perkiraan. Rilis data empiris tersebut setidaknya mampu meredakan sedikit kekhawatiran pasar atas dampak pelemahan ekonomi akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, kinerja pasar saham di kawasan Asia mencatatkan hasil yang beragam. Indeks KOSPI Korea Selatan terus melanjutkan reli pemecahan rekornya selama empat sesi berturut-turut.
Di sisi lain, indeks Nikkei Jepang dan KLCI Malaysia mengalami koreksi ringan setelah sama-sama mencetak rentetan hari penguatan sebelumnya. Mengingat tren sentimen yang ada, bursa-bursa yang sempat tertahan berpotensi kembali memantul naik.
Dari sisi komoditas, harga minyak mentah terpantau kembali bergerak naik. Kenaikan harga patokan minyak seperti West Texas Intermediate ditopang oleh ketegangan geopolitik yang kembali berpusat antara AS dan Iran di jalur pasokan minyak strategis.
Sikap menunda respons atas proposal perdamaian dinilai masih akan menyisakan ketidakpastian di pasar energi untuk sementara waktu.
Selanjutnya, fokus pelaku pasar regional akan tertuju pada rilis kalender ekonomi dari kawasan Asia-Pasifik. Publikasi data inflasi harga konsumen (CPI) dan produsen (PPI) dari Tiongkok untuk bulan April akan menjadi perhatian utama karena posisinya sebagai salah satu tolak ukur pemulihan aktivitas ekonomi wilayah tersebut.
Melengkapi kalender ekonomi hari ini, pasar juga menantikan rilis angka persetujuan bangunan perumahan di Australia serta indeks keyakinan konsumen Indonesia.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
WikiFX Broker
AVATRADE
EC markets
EBC FINANCIAL GROUP
pepperstone
eightcap
vantage
AVATRADE
EC markets
EBC FINANCIAL GROUP
pepperstone
eightcap
vantage
WikiFX Broker
AVATRADE
EC markets
EBC FINANCIAL GROUP
pepperstone
eightcap
vantage
AVATRADE
EC markets
EBC FINANCIAL GROUP
pepperstone
eightcap
vantage
